Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!
Penerbit: Pro U Media, Yogyakarta
Halaman : 320
Dimensi : 14x20 cm
Berat : 300 gram
Harga satuan (biji): Rp 40 000.00
Sinopsis
Seorang
pelayan restoran yang saya terapi untuk berhenti merokok mengaku merokok 2
bungkus per hari selama 20 tahun. Saya katakan bahwa dia sudah membakar sekitar
Rp 140 juta! Setelah ikut menghitung dia tercengang. Saya tanya, “Apa kamu
punya rumah?” dia menggeleng. “Mobil?” dia menggeleng lagi. “Motor?” dia
menggeleng juga. Saya katakan bahwa yang punya pabrik rokok sekarang sudah
menjadi orang terkaya di Indonesia. Dia pun mulai menangis.
Pak
Saiful, penjual sate ayam madura yang mangkal di jalan Jatiwaringin adalah
seorang perokok berat. Suatu hari saya tidak melihatnya di warung. Kata
istrinya, beliau sakit jantung dan sempat dirawat di RS dengan biaya Rp 22
juta. Bulan lalu saya mampir lagi. Warungnya sudah tidak ada. Kata tetangganya,
mereka pindah ke depan Giant setelah Pak Saiful meninggal. Ya Allah, mengapa
banyak orang miskin yang harus dikorbankan?
David
Goerlitz, bintang iklan rokok produksi RJ Reynolds di Amerika, pernah bertanya
kepada seorang eksekutif di perusahaan tersebut, “Mengapa para karyawan di
perusahaan tersebut tidak merokok?” Mau tahu jawabannya? Sang eksekutif
menjawab, “We don't smoke that shit. We just reserve the right to sell it to
the young, the poor, the black, and the stupid; Kami tidak mengonsumsi barang
hina itu. Kami hanya mempunyai hak untuk menjualnya kepada para pemuda, orang
miskin, orang berkulit hitam, dan orang bodoh.”
----
Sungguh,
kumpulan update status Fuad Baradja di Facebook ini—sama sekali—bukan untuk
mendiskreditkan para perokok, tapi sebaliknya berusaha memberi pemahaman yang
benar kepada semua pihak, baik perokok aktif maupun pasif. Buku ini juga hadir
dengan maksud membantu orang-orang yang tengah terjajah dan terzalimi oleh
adiksi nikotin dan para cukong rokok. Untuk memberikan gambaran yang utuh, buku
ini dilengkapi dengan fakta-fakta tak terbantahkan di lapangan sehingga sangat
layak untuk dijadikan pembuka cakrawala berpikir kita. Selamat menyusuri
jejak-jejak kebenaran! Berani? .

0 comments:
Post a Comment
Jika ada saran, pertanyaan, atau kritik, silakan tuliskan komentar dengan bahasa yang jelas dan santun. Terima kasih.