Lelaki Dusun
Seorang
lelaki dusun, eks pedagang kerupuk singkong keliling yang bercita-cita menjadi
jurnalis. Pernah magang menjadi wartawan Harian Solopos, tetapi ternyata
menjadi wartawan bukanlah jiwanya. Maka hobi menulisnya disalurkan dengan
menulis artikel lepas di beberapa media dan menulis buku.
Masuk
ke jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kalijaga pada 2002 dan
baru bisa ‘keluar’ pada tahun 2008. Melanjutkan kuliah akta IV di Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta dan sempat mencicipi belajar Pendidikan Bahasa Arab di
Ma’had ‘Ali bin Abi Thalib, tidak lulus.
Sebagai
anak dusun, tidak banyak pengalaman dan prestasi yang didapatkan. Hanya
beberapa tulisan pernah nagkring di media lokal dan nasional seperti Kedaulatan Rakyat, Republika, Solopos, Majalah Suara Muhammadiyah, Majalah Remaja Kuntum,
Majalan Candra dina Pendidikan DIY, Majalah Bakti Kanwil Kemenag DIY, dan
beberapa artikel juga termuat di buletin lokal dan regional.
Sempat
menulis beberapa buku, meski baru satu judul yang dipublikasikan umum yakni Agar Allah Selalu Bersama Kita, diterbitkan
oleh MyBook (Pro-U Media Yogyakarta). Buku
yang lain, Spiritual Supplement, Bukan Turunan ke Delapan, dan Merenda Cinta Hingga ke Surga. Dan beberapa
booklet yang saya bagikan jika ada kegiatan kajian.
Saat
ini saya berkarya di Kementerian Agama dan memanfaatkan waktu luang dengan
mengelola Taman Baca Pustaka Rumah Dunia.
Anda dapat menghubungi saya via email : ekosangpencerah@gmail.com,
facebook : eko.sangpencerah, twitter:
ekosangpencerah
Salam
kenal, semoga blog ini bermanfaat.
0 comments:
Post a Comment
Jika ada saran, pertanyaan, atau kritik, silakan tuliskan komentar dengan bahasa yang jelas dan santun. Terima kasih.